Kadisdikpora Kabupaten Klungkung Resmikan Perpustakaan Ramah Anak “Tresna Vidya Sastra” SD Negeri 3 Semarapura Klod
Semarapura Klod, 5 Desember 2024 — Komitmen SD Negeri 3 Semarapura Klod dalam meningkatkan budaya literasi dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik semakin nyata dengan diresmikannya Perpustakaan Ramah Anak “Tresna Vidya Sastra” pada Kamis, 5 Desember 2024.
Perpustakaan tersebut diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung, Drs. I Ketut Sujana, M.Pd.H. sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap upaya sekolah dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar, berekspresi, berkarya, dan mengembangkan potensi peserta didik.
Peresmian berlangsung dalam suasana penuh antusias dan dihadiri oleh unsur Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung, pihak Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI), kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, komite sekolah, serta peserta didik SD Negeri 3 Semarapura Klod.
Kolaborasi SD Negeri 3 Semarapura Klod dan YLAI
Terwujudnya Perpustakaan Ramah Anak “Tresna Vidya Sastra” tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, salah satunya Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI).
Dukungan YLAI menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem literasi di SD Negeri 3 Semarapura Klod. Kolaborasi tersebut memberikan semangat bagi sekolah untuk terus mengembangkan perpustakaan sebagai ruang yang dekat dengan dunia anak serta mampu menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap buku dan kegiatan membaca.
Melalui dukungan dan pendampingan yang diberikan, sekolah semakin terdorong untuk menghadirkan perpustakaan yang ramah, menarik, dan menyenangkan. Perpustakaan tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat menyimpan koleksi buku, tapi sebagai pusat kegiatan literasi dan sumber belajar yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga sekolah.
Kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah, YLAI, komite, guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat menjadi contoh nyata bahwa penguatan budaya literasi membutuhkan gotong royong dan komitmen bersama.
Mewujudkan Perpustakaan yang Ramah Anak
Kehadiran Perpustakaan Ramah Anak “Tresna Vidya Sastra” merupakan bagian dari komitmen SD Negeri 3 Semarapura Klod untuk membangun budaya membaca sejak dini.
Perpustakaan dirancang sebagai ruang yang aman, nyaman, menyenangkan, inklusif, dan mampu memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Konsep ramah anak diwujudkan melalui lingkungan perpustakaan yang menarik, koleksi bacaan yang sesuai dengan usia dan kebutuhan peserta didik, serta berbagai aktivitas yang mendorong anak untuk membaca, berdiskusi, mencari informasi, berimajinasi, dan menghasilkan karya.
Nama “Tresna Vidya Sastra” mencerminkan semangat kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan sastra. Tresna bermakna cinta, Vidya bermakna pengetahuan atau ilmu, sedangkan Sastra berkaitan dengan karya dan pengetahuan yang dituangkan dalam tulisan. Nama tersebut menjadi harapan agar perpustakaan menjadi tempat tumbuhnya cinta terhadap ilmu pengetahuan, buku, membaca, dan berkarya.
Mendukung Penguatan Literasi Peserta Didik
Peresmian perpustakaan menjadi momentum penting bagi SD Negeri 3 Semarapura Klod dalam memperkuat program literasi sekolah.
Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan dan peminjaman buku, tetapi berkembang menjadi pusat sumber belajar yang mendukung proses pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik.
Berbagai kegiatan dapat dikembangkan melalui perpustakaan, seperti membaca mandiri, membaca bersama, bercerita, menulis, membuat karya, diskusi buku, kegiatan literasi kreatif, hingga kegiatan yang mengintegrasikan literasi dengan pembelajaran.
Dengan demikian, keberadaan Perpustakaan "Tresna Vidya Sastra" diharapkan mampu mendukung terwujudnya peserta didik yang cerdas, berkarakter, kreatif, mandiri, komunikatif, dan memiliki wawasan luas.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Mitra Literasi
Peresmian oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan budaya literasi di satuan pendidikan.
Di sisi lain, dukungan YLAI memperkuat sinergi antara sekolah dan mitra dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan literasi anak.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan budaya literasi tidak dapat dilakukan oleh sekolah secara sendiri. Diperlukan dukungan dari pemerintah, lembaga mitra, orang tua, komite sekolah, masyarakat, dan seluruh warga sekolah.
Kepala SD Negeri 3 Semarapura Klod, Ketut Anik Artadi, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terwujudnya perpustakaan ramah anak tersebut.
“Perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi merupakan ruang tumbuh bagi anak untuk menemukan pengetahuan, mengembangkan imajinasi, berkarya, dan belajar sepanjang hayat.”


.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
0 Komentar